Rabu, 01 Januari 2014

Cantik Nian Istri Zumi Zola

0 komentar

AHAD, 15 APRIL 2012

Sheerin, istri Bupati Tanjung Jabung Timur, Zumi Zola




JAMBI - Sherrin, Istri Zumi Zola, Bupati Tanjung Jabung Timur yang baru saja menikah ini menjadi pusat perhatian dari ribuan warga Kota Jambi yang ikut dalam jalan santai, Minggu (15/4/2012) pagi tadi.

"Cantik nian istri Zumi Zola itu," ujar Iwan, warga Kota Jambi yang ikut di Jalan santai ini.

Warga sibuk bersalaman dan mengabadikan moment ini dengan kamera handphone mereka. Zumi sendiri senyum-senyum melihat tingkah warga ini. Sekitar 3.000 warga Kota Jambi tumpah ruah di depan bundaran air mancur, Kantor Gubernur Jambi, Minggu (15/4/2012) pagi.

Ribuan warga ini berkumpul karena mengikuti helatan, Semangat Melangkah Bersama Jalan Sehat 21 Kota. Dalam helatan ini juga akan dilakukan Pemecahan Rekor Muri Tapak Tangan Terbanyak.

Gelaran ini akan dilepas langsung Kapolda Jambi Brigjen Anang Iskandar. Saat ini panitia sedang melakukan persiapan. Pelepasan jalan santai akan dilakukan tepat pada pukul 07.00 WIB. Acara ini terselenggara berkat dukungan Kapal Api, Pemprov Jambi, dan sponsor-sponsor lainnya.
Read more ►

Minggu, 15 Desember 2013

Nyelonong ke Rumah Istri Orang Dihajar Warga

0 komentar

Dihajar massa

SIGLI - Petaka harus diterima oleh Ilyas Mahmud (39). Pedagang pakaian di Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, itu dihambo (dihajar-red) warga kecamatan itu karena hingga Rabu (22/8/2012), sekira pukul 00.30 WIB mengunjungi rumah pacarnya yang masih berstatus istri orang.

Belakangan terungkap, Ilyas melakoni waktu berkunjung pacar (wakuncar) dengan cara nyelonong ke rumah Darnisah (33), warga Lileu, Kecamatan Mutiara. Amarah warga memuncak lantaran Darsinah masih berstatus sebagai istri Iskandar.

Naas bagi Ilyas, malam itu aksi nyelonong ketahuan warga. Saat itu juga, Ilyas yang diketahui warga Dayah Syarief, kecamatan sama, itu langsung digebuk rame-rame. Bogem mentah pun bertubi-tubi mendarat ke wajah Ilyas.

Kapolres Pidie, AKBP Dumadi mengatakan, peristiwa bermula sekira pukul 24.00 WIB. Saat itu, Ilyas dihubungi oleh Darnisah dan diminta untuk menyambangi kediamannya. Karena Ilyas penurut, dia pun mendatangi istri Iskandar itu. Tanpa disadari, sejumlah warga telah mengintainya.

Ternyata, saat wakunjar tersebut, Ilyas juga hampir ‘cok siangen’ dengan Darnisah. Tapi keduluan tertangkap warga saat Ilyas tengah persiapan transit ke bulan.

“Merasa gampong dinodai, warga Mutiara mengeksekusi Ilyas dengan bogem mentah. Akibatnya, Ilyas mengalami memar di mata kiri, kepala belakang benjol, dan bibir pecah,” ujar Dumadi kepada Prohaba, kemarin.
Read more ►

Jumat, 22 November 2013

Renungan Bagi Para Suami Betapa Susah Menjadi Istri

0 komentar


Serba salah jadi seorang istri, seringkali apapun yang dilakukan tetap saja menuai kritikan suami
Kalau dia keluar rumah, kita menilainya tidak betah di rumah, mengabaikan urusan anak-anaknya dan membiarkan mereka dididik oleh pembantu. Sedang kalau dia mengurung dirinya di dalam rumah kita berkata bahwa dia enggan menambah wawasannya melalui pertemuan dengan orang lain atau malas menambah pengetahuannya menyangkut apa yang terjadi di luar batas rumah.

Kalau ia tidak bertanya tentang ihwal pekerjaan suaminya, kita menilainya sebagai perempuan yang tidak memiliki arti, tidak dapat meningkat bersama suaminya menuju masa depan, dan tidak juga berusaha untuk berbagi kesulitan dengan suaminya. Sedang bila ia menanyakan ihwal pekerjaan suaminya, maka kita berkata bahwa dia ingin mencampuri segala urusan suaminya.

Kalau dia sayang ibunya dan menggunakan setiap kesempatan untuk mengunjunginya, maka kita menilainya masih kekanak-kanakan; berlari menuju ibu untuk meminta saran buat setiap langkah yang diayunkannya. Sedang bila ia mengurangi kunjungannya kepada ibunya, ia dinilai perempuan yang angkuh yang enggan meraih manfaat dari pengalaman ibunya.

Kalau dia berbicara tentang politik, kita berkata bahwa dia ingin memamerkan pengatahuannya. Sedang kalau dia berbicara menyangkut tetangga, kita berkata bahwa dia seorang yang sempit wawasannya, yang tidak memerhatikan kecuali persoalan yang remeh. Kalau dia berbicara tentang cinta, ia dinilai sebagai wanita picik yang menduga bahwa dunia hanyalah cinta dan asmara.

Kalau dia mengabaikan pakaiannaya, kita menilainya perempuan bodoh yang menduga bahwa tujuan kerapian adalah memancing suami bukan untuk mempertahankannya. Tetapi bila dia memerhatikan pakaiannya kita menuduhnya masih remaja dn bahwa dia lupa bahwa suaminya membeli untuknya pakaian melalui keringat, darah dan stres yang dialaminya.

Kalau dia meminta kepada suaminya agar diajak ke pesta, kita menuduhnya sangat egois dan lupa bahwa suaminya butuh istirahat setelah bekerja keras. Sedang kalau dia mengusulkan kepada suaminya agar tetap berada dirumah, kita menuduhnya sebagai pencemburu yang memenjarakan suami di rumah dan menghalanginya menghirup udara segar. [ruanghati.com]
Wahai para suami, cobalah mengerti kami!!

Read more ►
 

Copyright © Bacaan Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger